Namanya kue sekotor. Mungkin di daerah lain ada yang menyebutnya KUE LUMPUR. ada yang ditambahi kue lumpur gurih. dan ada pula yang lainnya. sesuai kehendak hati yang membuatnya. bagiku kue sekotor tetaplah kue sekotor. Walaupun namanya kedengarannya kotor, tapi jika sudah nyampai di mulut rasanya menjadi rekor!!! berikut aku tulis resep sekotor dengan takaran tradisional. tanpa harus di tambah-tambahi unsur modernitas.
Bahan:
-
Tepung beras 1/2 Kg
-
2 Butir kelapa : perasan pertama (kani) dan ampas perasan pertama dicampur 6 gelas air dan di peras lagi (kabar)
-
Telur 2 butir
-
Gula secukupnya
-
Untuk isian tergantung selera. bisa tumisan hati ayam, daging sapi, udang dipotong dadu kecil. dan dicampur gorengan bawang merah.
-
mentega untuk olesan.
-
daun seledri
-
Cabe merah besar
Cara membuatnya:
-
campur tepung dan Kani, aduk sampai rata. usahakan tidak ada gumpalan-gumpalan.
-
kocok telur lepas, campur 4 sendok makan gula sedikit demi sedikit. aduk terus hingga rata. kemudian masukkan pada campuran pertama.
-
Setelah semuanya tercampur, masukkan kabar. tambah garam secukupnya.
-
aduk dan ukur kekentalannya, jangan kaget kalau hasilnya terlihat encer. memang dari awal terlihat encer. tetapi kalau sudah dituang dan dirasa matang, akan mengeras dengan sendirinya. Ingat! ada campuran tepung dan telur.
-
Untuk isian, sesuai selera, bisa daging sapi di potong dadu kecil, bisa hati ayam, dan bisa juga daging udang. terserah sih. tetapi pakem yang dipakai biasanya campuran hati ayan dan bawang goreng.
-
panaskan tatakan/loyang.
-
jaga agar suhu panasnya tinggi dan stabil. bila dirasa sudah panasnya, olesi dengan mentega agar adonan tidak menempel diloyang. kemudian tuang adonan yang sudah disiapkan tadi usahakan tidak di tuang penuh. dalam artian nanti adonan bisa mengembang jadi tebal tipisnya, paling enak menurut selara saja.
-
tutup loyang. agar matang atas dan bawah. jangan lupa menaburi tiap atasnya dengan campuran isi tadi. (disengajakan memang dalam keadaan di tengah-tengah, bukan di lapisan atas)
-
untuk proses pematangan, tidak bisa diprediksi berapa menit. cara mengetahuinya, cukup di intip. dan lihat, bagaimana warna dasar yang nempel pada loyang, jangan sampai gosong. paling tidak check pada menit ke 5.
-
Hati-hati saat mengangkat kue yang sudah matang. karena rentan ponyok. jadi perlakukan seperti saat mengganti popok bayi.
-
setelah selesai diangkat. hiasi dengan daun seledri dan irisan cabe merah besar.
-
siap di icip-icip.
Paling enak dimakan saat ada jamuan. lagi nyantai didepan tv. dan biasanya kue ini hadir saat ada acara kawinan. Jadi, kalau anda hendak menikah, pikirkan lagi……. Kue apa yang hendak anda suguhkan ke para tamu?!!!

kuenya memang enak , tapi ku ga bisa bikinya , bisanya cuma makannya ja… hehehehehhe
tapi serius ni kue mang enak bgtzzz….
boleh contek resepnya ya…
thank’s ya
Silahkan….semoga sukses dengan hasilnya…….
makasih resepnya..
doakan berhasil nyoba ya…
SIIP…..semoga berhasil……. ntar kalo jadi, laporan…kalo gagal coba lagi……
bisakah cetakannya pki cetakan muffin
masalahnya cetakan muffin untuk perangkat oven, lha kalau kita bikin kue ini, tatakannya dikhususkan untuk di atas kompor bukan alat oven.
jadinya bisa saya jawab. tidak bisa. lagi pula cetakan muffin terlalu dalam sehingga bisa mentah ditengah. ditambah lagi untuk membuat jajanan ini harus ditutup, agar lapisan atasnya juga matang.
jadi bisa saja untuk mengakalai kalau tidak punya cetakan, bisa dengan cetakan lain, semisal cetakan kue pukis atau cetakan kue laen yang bertutup.
demikian…terima kasih/…